Kembangkan Karakter Mahasiswa Melalui Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi

Salah satu kontribusi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di dunia pendidikan tinggi adalah meyakinkan bahwa pendidikan tinggi Indonesia relevan dengan perkembangan zaman, lulusan Indonesia bisa berkontribusi besar serta memiliki upaya dan tujuan. Poin-poin tersebut dapat diwujudkan salah satunya melalui pendidikan karakter.

Hal itu disampaikan oleh Ismunandar selaku Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Kemenristekdikti pada pembukaan Seminar Nasional Inti Dasar Capaian Pendidikan (IDCP) di Jakarta pada Senin (28/10/2019).

Lebih lanjut Paristiyanti Nurwardani selaku Direktur Pembelajaran, Ditjen Belmawa, menjelaskan Perguruan Tinggi harus menanamkan karakter Pancasila yang terdapat pada tujuan Pendidikan Tinggi kepada mahasiswa di dalam kegiatan belajar dan mengajar. Dosen dan mahasiswa harus berperan aktif untuk itu dalam program studi apapun.

Seminar yang dilangsungkan atas kerja sama dengan Majelis Pendidikan (Mapen) ini mengangkat tema Peneguhan Karakter Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Seminar ini bertujuan untuk menggabungkan IDCP dengan pendidikan karakter yang berlandaskan Pancasila di berbagai perguruan tinggi.

Salah satu tujuan Pendidikan Tinggi sesuai dengan UU no 12 tahun 2012 adalah berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten dan berbudaya untuk kepentingan bangsa.

Melalui program IDCP diharapkan perguruan tinggi di Indonesia dapat mengembangkan kurikulum yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dengan metode pembelajaran yang mencapai tujuan pendidikan tinggi dengan memanfaatkan teknologi, data dan informasi.

Peran IDCP untuk ke depannya dapat menjadi andalan untuk meningkatkan mutu lulusan pendidikan tinggi calon-calon pemimpin bangsa yang kreatif dan inovatif serta memiliki karakter terpuji.

Direktorat Pembelajaran bekerja sama dengan Mapen telah menyusun buku berjudul Inspirasi Kepemimpian Era Industri 5.0 untuk memberikan gambaran dan cuplikan pemikiran mengenai implementasi IDCP di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Seminar ini menghadirkan para perwakilan dari perguruan tinggi untuk menyampaikan capaian pembelajaran, di antaranya Sudjarwadi dan Radhiatul Fitri yang menjelaskan tentang Inti Dasar Capaian Pendidikan 6 Rumpun Ilmu; Arqom Kuswanjono (UGM), Hendriati Agustiani (Unpad) dan Iman H. Kartowisastro (Binus) yang memaparkan tentang Pelaksanaan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi; serta Supra Wimbarti, Amin Abdullah dan I Wayan Sumandya yang menjelaskan tentang Toleransi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. (HKLI)

0

Tinggalkan Balasan